Detail Cantuman Kembali
Terapi bermain untuk menurunkan kecemasan hospitalisasi pada pasien anak usia sekolah (Studi di RS. Budiasih Serang)
Hospitalisasi adalah masuknya individu ke rumah sakit sebagai pasien dengan berbagai alasan seperti pemeriksaan diagnostik, prosedur operasi, perawatan medis, pemberian obat dan menstabilkan atau pemantauan kondisi tubuh. Keadaan ini merupakan krisis bagi anak, karena anak berusaha untuk beradaptasi dengan lingkungan asing dan baru yaitu rumah sakit, sehingga kondisi ini membuat anak menjadi cemas. Dalam menurunkan kecemasan hospitalisasi pada pasien anak, salah satunya dapat diatasi melalui terapi bermain dengan menggunakan media menggambar dan mewarnai. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana kondisi kecemasan hospitalisasi pada pasien anak di RS. Budiasih ? 2) Bagaimana terapi bermain diterapkan dalam menurunkan kecemasan hospitalisasi pada pasien anak di RS. Budiasih?. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui kondisi kecemasan hospitalisasi pada pasien anak di RS. Budiasih. 2) Untuk menjelaskan bagaimana terapi bermain diterapkan dalam menurunkan kecemasan hospitalisasi pada pasien anak. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teori Miles dan Huberman tentang penelitian lapangan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pasien yang dirawat inap mengalami kecemasan hospitalisasi dengan gejala-gejala berupa: perasaan takut, cemas, khawatir, waspada, gelisah, gugup, mengalami mimpi buruk, waspada dengan lingkungan rumah sakit, gelisah saat pemeriksaan, menghindar saat pemeriksaan, takut penyakitnya tidak sembuh, dan khawatir dengan sekolahnya. Tahapan penerapan terapi bermain dalam menurunkan kecemasan hospitalisasi terdapat tiga langkah yaitu: 1) langkah awal, pada langkah ini membangun hubungan antara anak dengan peneliti 2) langkah pertengahan, pada langkah ini peneliti menggali permasalahan yang dirasakan oleh responden dengan menggunakan media menggambar 3) langkah akhir, dalam langkah ini peneliti mengajak reponden untuk mewarnai dan mengakhiri proses terapi bermain. Dari tiga langkah tersebut enam responden mengalami penurunan kecemasan hospitalisasi. Namun dari enam responden ada satu responden yang masih mengalami gelisah dan menangis saat pemeriksaan. Kata Kunci: Kecemasan, Hospitalisasi, Terapi bermain
Ditasari - Personal Name
SKRIPSI BKI 384
SKRIPSI BKI 384
Text
Indonesia
Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
2019
Serang Banten
21.5cm, 28cm, 97hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







