<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="18692">
<titleInfo>
<title>Implementasi UU No.40 Tahun 1999 Tentang Pers Terhadap Penyampaian Informasi di Media Massa</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Laila Safiroh</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serag-Banten</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Nama: laila Safiroh, NIM: 151200452, Judul Skripsi: Implementasi UU No.40 Tahun 1999 Tentang Pers Terhadap Penyampaian Informasi di Media Massa Perkembangan teknologi yang kian pesat menjadikan perbedaan jarak dan waktu tak berarti. Segala kebutuhan manusia kini lebih mudah untuk dipenuhi, terutama kebutuhan manusia akan informasi. Perkembangan teknologi ini menjadikan daya kreasi dan inovasi manusia seakan telah menemukan wadahnya. kebebasan berekspresi pun dapat dituangkan melalui beragam media elektronik maupun media cetak. Pers adalah lembaga sosial atau bisnis dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jusnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan informasi baik dalam bentuk lisan, suara, gambar, suara dan gambar serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media elektronik dan segala jenis saluran yang tersedia. Rumusan Masalah dari skripsi ini adalah Bagaimana implementasi undangundang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers pada penyampaian informasi melalui media massa pada koran kompas, dan Bagaimana implikasi yuridis UU. No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers terhadap penyampaian informasi dimedia massa? Tujuan penelitian dari skripsi ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan UU. No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers pada penyampaian informasi di media massa pada koran kompas, dan untuk mengetahui apa dampak dari penerapan UU. No. 40 Tentang Pers terhadap penyampaian informasi di media massa. Metode penelitian dalam penulisan skripsi adalah penelitian pustaka (Library Research). Dengan teknik pengumpulan data dari sumber-sumber data primer dan sekunder, sumber data primer ialah UU No. 40 Tahun 1999 tentang pers dan data sekunder seperti: al-qur’an, koran, artikel dan internet. Dengan pengolahan data dengan logika induktif, yaitu pengolahan kesimpulan, kenyataan dari fakta atau data khusus kemudian ditarik kesimpulan yang bersifat umum. Kesimpulan dari penelitian ini ialah Implementasi dari UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers dalam penyampaian informasi melalui media massa ialah Implementasi dari UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers dalam penyampaian informasi melalui media massa sejauh ini sudah berjalan dengan baik.Implikasi dari UU No. 40 Tahun 1999 Tentang pers terhadap penyampaian informasi melalui media massa pada koran kompas ialah: dengan adanya pers maka hal tersebut akan dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi yang bermanfaat bagi kebutuhan sehari – hari dan untuk pekerjaannya, perihal kebebasan pers secara konseptual kebebasan pers akan memunculkan pemerintahan yang cerdas , bersih dan bijaksana, logikanya melalui kebebsan pers masyarakat akan dapat mengetahui berbagai peristiwa,dan perihal peranan pers akan menumbuhkan suatu sistem demokrasi yang baik. dalam suatu pemberitaan pers peraturan perundang-undangan yang digunakan adalah UU pers yang merujuk kepada ketentuan-ketentuan dalam KUHPPer atau KUHP, apabila melanggar dan menghalang-halangi pelaksanaan kemerdekaan pers sesuai ketentuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, maka dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000, ketentuan pidana tertuang dalam pasal 18 ayat (1) UU PERS.</note>
<subject authority=""><topic>UU tentang Pers</topic></subject>
<classification>SKRIPSI HTN 131</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HTN 131</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HTN 131</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HTN 131</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>18692</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-10-23 08:55:22</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-10-23 08:55:40</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>