Detail Cantuman Kembali

XML

PLAN A PLAN B Gagal merencanakan = merencanakan kegagalan


Untuk menjadi manusia yang bermanfaat dalam kehidupan, kita perlu memiliki rencana-rencana dimasa depan. Rencana tersebut bisa diperuntukkan untuk pencapaian diri sendiri maupun orang lain. Karena menyusun rencana bukan hanya dilakukan oleh mereka yang berjiwa visioner. Siapapun bisa melakukannya untuk meminimalisir kegagalan. Sebab, semakin rencana kita kurang matang, semakin dekat kita dengan kegagalan.
Ketika rencana awal gagal, sebenarnya kita tidak perlu langsung berhenti dan meratapi kegagalan yang diterima. Karena masih banyak rencana-rencana lain setelah rencana awal tidak berjalan mulus. Masih ada Plan B, C, D, dan seterusnya hingga Z untuk memperbaiki kesalahan dan mengevaluasi kegagalan. Yang terpenting, pantang bagi kita untuk menyerah hanya karena satu kali gagal dalam berusaha. Namun bagi kita pantang untuk menciptakan rencana yang lebih baik dari sebelumnya.
Buku ini mencoba mengupas tuntas tentang bagaimana cara merencanakan sesuatu yang sebaik mungkin untuk meminimalisir kegagalan. Selain teori-teori tentang perencanaan, buku ini juga dilengkapi dengan studi kasus, sehingga memberikan gambaran yang real kepada pembaca. Harapannya, pembaca akan termotivasi untuk mempraktekannya setelah selesai membaca buku ini.
Karina Nurin Romadhoni - Personal Name
cet.1
U 658.1 ROM p
978-602-6673-58-9
658.1
Text
Indonesia
Psikologi Corner
2017
Bantul - Yogyakarta
20cm, 14cm, 236hlm.
LOADING LIST...
LOADING LIST...