<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="16909">
<titleInfo>
<title>Komperatif antara Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen terhadap Jual Beli Ayam potong dengan sistem Oper Nota(Studi di Pasar Baru Anyer Kecamatan Anyer)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KHAERUNNISA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Nama: KHAERUNNISA, NIM: 151300878, Judul Skripsi: Studi Komperatif antara Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen terhadap Jual Beli Ayam potong dengan sistem Oper Nota(Studi di Pasar Baru Anyer Kecamatan Anyer). Manusia sebagai makhluk sosial merupakan mahluk yang berhubungan secara timbal balik dengan manusia lain. Salah satunya adalah melakukan kegiatan jual beli. Jual beli merupakan kegiatan yang hampir setiap hari kita lakukan. Salah satu syarat sah barang yang diperjualbelikan adalah dapat diketahui keadaanya. Sistem oper nota adalah sistem yang digunakan pengepul ayam dimana pengepul menjual ayam potong kepada pedagang ayam yang ada di pasar dengan tidak menimbang kembali ayam yang diambil dari pusat/kandangnya. Pada saat transaksi pengepul hanya memberikan nota kepada pembeli sebagai tanda bukti berat dan harga ayam tersebut. Dalam transaksi ini pembeli seringkali mengalami kerugian karena ketidakpastian berat ayam yang telah dibelinya. Perumusan masalah dalam penelitian ini : Bagaimana Praktek Jual Beli ayam potong dengan sistem Oper nota di Pasar Baru Anyer?. Bagaimana Tinjauan Hukum Islam dan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen terhadap praktik jual beli ayam potong dengan sistem oper nota di Pasar Baru Anyer? Tujuan penelitian ini adalah : Untuk mengetahui praktek jual beli ayam potong dengan sistem oper nota di Pasar Baru Anyer. Untuk mengetahui Tinjauan Hukum Islam dan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen terhadap praktik jual beli ayam potong dengan sistem oper nota di Pasar Baru Anyer. Penelitian ini adalah merupakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan mengumpulkan data-data akurat yang berhubungan dengan masalah ini, sehingga keabsahan data dapat diukur untuk dijadikan analisa sesuai dengan perumusan masalah. Wawancara merupakan salah satu metode pengumpulan data dengan jalan komunikasi, yakni melalui kontak atau hubungan pribadi antara pengumpul data (pewancara) dengan sumber data. Wawancara dilakukan kepada pengepul ayam dan pedagang ayam yang ada di Pasar Baru Anyer. Metode Penelitian dalam skripsi ini adalah deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan secara sistematis, akurat dan faktual mengenai praktik jual beli ayam potong dengan sistem oper nota di Pasar Baru Anyer. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : Praktek jual beli ayam potong dengan sistem oper nota di Pasar Baru Anyer dalam transaksinya pengepul ayam enggan menimbang kembali ayam yang dijual kepada pedagang ayam yang ada di Pasar dan pengepul hanya memberi nota sebagai tanda bukti berat dan harga ayam tersebut. Karena tidak ingin menanggung resiko yang akan terjadi. Sehingga dalam jual beli ini adanya ketidakpastian pada timbangan ayam tersebut. Menurut Hukum Islam jual beli yang mengandung unsur ketidakpastian atau gharar ini tidak diperbolehkan karena dapat merugikan salah satu pihak. Sedangkan dalam Undang-Undang adanya ketidakjujuran yang dilakukan oleh pelaku usaha.</note>
<subject authority=""><topic>Hukum Islam dan Undang Undang</topic></subject>
<classification>SKRIPSI HES 179</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 179</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HES 179</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 179</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>16909</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-05-28 08:53:20</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-05-28 08:53:39</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>