<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="16371">
<titleInfo>
<title>Majalah Litbang diklat (Indonesia Surga Manuskrip Keagamaan)(Nomor 12 Tahun 2018)</title>
</titleInfo>
<name type="Organizational Body" authority="">
<namePart>Balitbang Diklat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta Pusat</placeTerm></place>
<publisher>Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>continuing</issuance>
<frequency>Annualy</frequency>
<edition>No.12 Tahun 2018</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>82hal, 22cm x 30cm</extent>
</physicalDescription>
<relatedItem type="series">
<titleInfo>
<title>Indonesia Surga Manuskrip Keagamaan</title>
</titleInfo>
</relatedItem>
<note>Pelestarian naskah manuskrip merupakan tanggungjawab negara. Prinsip utama pelestarian naskah adalah mengembalikan peran naskah dalam masyarakat dan benda pusaka ke benda pustaka. Upaya ke arah itu melalui perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan. Naskah sebagai benda budaya harus dilindungi keberadaannya, karena naskah merupakan rekaman buah pikiran masa lampau. Perlindungan yang harus dilakukan ialah melalui tindakan perawatan atas naskah/manuskrip, baik yang berada di tangan pribadi maupun tersimpan di berbagai perpustakaan. 
Berbagai langkah penyelamatan untuk perlindungan, pertama dengan pencatatan keberadaan naskah, terutama di daerah-daerah yang pernah menjadi pusat-pusat tradisi besar dan wilayah-wilayah bawahan dan pesebarannya. Langkah berikutnya secara bertahap dengan penuh kehati-hatian terutama ketika berhadapan  dengan pemilik naskah, bagaimana meyakinkan mereka agar mau dan bersedia menyerahkan naskah yang dimilikinya, untuk diidentifikasi dan bersedia menerima intervensi negara untuk merawatnya.
Selain perawatan atas naskah dan tempat penyimpannya secara berkala, negara juga harus secara rutin menganggarkan dana perawatan naskah setiap tahun. Perlindungan dapat juga dilakukan oleh negara melalui pembelian naskah dari berbagai daerah. Tentu saja perlu disiapkan dana yang cukup besar. Karena tidak ada standar harga terhadap naskah, maka perlu dibentuk sebuah tim khusus yang dibentuk untuk hal ini. Tim inilah yang secara profesional menentukan harga, sesuai dengan tingkat/kualitas keaslian naskah dan sebagainya.</note>
<subject authority=""><topic>Majalah Litbang diklat</topic></subject>
<subject authority=""><topic>islam umum</topic></subject>
<classification>M 2x0 LIT i</classification><identifier type="isbn">24431559</identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>M 2x0 LIT i</shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>16371</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-21 13:42:20</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-26 13:31:52</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>