<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="16050">
<titleInfo>
<title>Konsep Roh Menurut Ibnu Qayyim  Al-Jauziyah,</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sarnah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>FAKULTAS USHULUDDIN DAN ADAB UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21,5cm, 28cm,  107hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Sarnah, Nim: 43100098,JudulSkripsi:Konsep Roh Menurut Ibnu Qayyim  Al-Jauziyah, Jurusan:  Filsafat  Agama,  FakultasUshuluddindanAdab, UIN SMH Banten, 2018 M/1440 H.LatarbelakangmasalahIbnu  Qayyim  mengatakan,”Roh  adalah  jisim  yang  sama  sekali berbeda dengan jisim yang dapat diindera. Iajisim yang mengandung cahaya, berada  di  tempat  tinggi,  lembut,  hidup,  dan  bergerak  dinamis.  Ia  menelusup ke dalam anggota tubuh dan mengalir di dalamnya sebagaimana aliran air dari sumbernya,  airan  minyak  di  dalam  zaitun,  atau  kobaran  api  di  kayu  bakar. Pancaran-pancaran   itu   akan   membuat   tubuh   mampu   merasa,   bergerak, berkehendak.  Jika  tubuh  itu  rusak  sebab  tercemar  oleh  banyak  hal  dan  tak mampu lagi menerima pancaran-pancaran itu, saat itulah ruh akan keluar dari tubuh dan pergi ke alam roh.Penelitian iniberangkat dari perumusan masalah yaitu: 1).Bagaimana konsep   Ruh   menurutIbnu   Qoyyim   Al-Jauziyyah,   2).Bagaimanakah Eksistensi Ruh saat tidur dan mati.Adapun  tujuan  yang  ingin  dicapai  dalam  penelitian  ini  adalah  untuk mengetahui  1).  Bagaimana  konsep  roh menurut  pandangan  Ibnu  Qayyim  Al-Jauziyah, 2). Untuk mengetahui eksistensi roh saat tidur dan mati.Prosedural  yang  penulis  lakukan  dalam  penulisan  skripsi  ini  adalah dengan  menggunakan  tehnik  library  researceh  yaitu  metode  induktif  yaitu mengumpulkan   data-data   yang   bersifat   khusus   kemudian   dikembangkan menjadi suatu kesimpulan yang bersifat umum</note>
<subject authority=""><topic>Ibnu Qayyim  Al-Jauziyah</topic></subject>
<classification>SKRIPSI AFI 08</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI AFI 08</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI AFI 08</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (Rak 2)</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI AFI 08</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>16050</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-02-15 15:11:09</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-02-15 15:12:16</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>