<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="15291">
<titleInfo>
<title>Ikhlas
Dalam 
Al
Qur’an:</title>
<subTitle>Studi
Tafsir
Tematik</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Moch.   Zufri Ramsi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>FAKULTAS USHULUDDIN DAN ADAB UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21,5cm, 28cm,  80hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Moch.   Zufri
Rams
i
,   NIM
: 
103200081
,   Judul:
Ikhlas
Dalam 
Al
Qur’an: Studi
Tafsir
Tematik
Jurusan  :  Ilmu  Al
Qur‟an dan
Tafsir,  Fakultas
Ushuluddin
dan
Adab, Tahun 1439 H / 2018 M.
Tugas  utama  manusia  hidup  di  dunia  ini  adalah  beribadah  kepada  Allah 
SWT.  Ibada
h  kepadaNya  merupakan  bukti  pengabdian  seorang  hamba  kepada 
Tuhannya.  Dari  berbagai   ayat  dan  hadits  dijelaskan  bahwa  pada   hakikatnya 
manusia  yang  beribadah   kepada   Allah  ialah  manusia   yang  dalam  menjalani 
hidupnya   selalu   berpegang   teguh   kepada   wahyu   Allah   d
an   hadits   Nabi 
SAW.Namun ada satu aspek yang sering kali dilupakan dalam pelaksanaan ibadah 
kepada
-
Nya, yakni keikhlasan dalam menjalankannya. Keikhlasan dalam beribadah 
merupakan aspek yang sangat fundamental yang akan mempengaruhi diterima atau 
tidaknya 
ibadah  kita.  Ibadah  yang  dilakukan  tanpa  keikhlasan  adalah  sia
-
sia.Perlu 
dipahami,  Ikhlas  tidak  menghalangi  seseorang  yang  ingin  melakukan  aktifitas 
apapun  (sesuai  tuntutan  syari‟at).  Misalnya  dalam  hal  menuntut  ilmu.  Dalam 
alQur‟an  pun  sangat  dianjurkan  a
gar   kita   menuntut   ilmu   setinggi   mungkin. 
Meskipun  begitu,  jangan  sampai  kita  belajar  ilmu  pengetahuan  tersebut  semata
-
mata  supaya  orang  lain  menganggap  kita  sebagai  orang  yang  pandai,  ulama, 
intelektual, dan lain
-
lain.
Berdasarkan
latar
belakang  di  atas
maka
perumusan
masalahnya
yaitu  :  1) 
Bagaimana
penafsiran
ayat
-
aya
tikhlas ? 2) Bagaiman
kontekstualisasi
tema
ikhlas
dalam Al
Qur‟an?
Adapun
tujuan
penelitiannya
yaitu  1)  Untuk
mendeskipsi
kan
arti
ikhlas
dalam  Al
Qur‟an. 2) Untuk
mengetahui
solusi
atau
jaw
aban  yang  bisa
mengatasi
permasalahan
ikhlas
sesuai
dengan AlQur‟an
.
Penelitian
ini
menggunakan
metode
kualitatif
yaitu
suatu
metode
penelitian 
yang  dimaksudkan
untuk
mengungkap
gejala
secara  holistic
-
kontekstual  (secara
menyeluruh
dan
sesuai
dengan
konteks/apaadanya) melalui
pengumpulan data dari
latar
alami
sebagai
sumber
langsung
dengan instrument kunci
penelitian
itu
sendiri
sehingga
menghasilkan  data  deskriptif
berupa  kata
-
kata  tertulis.  Sementara
dilihat
dari
sifatnya,  penelitian
ini
merupakan
p
enelitian
kepustakaan  (
library  research
), 
yaitu
penelitian yang menjadikan
bahan
-
bahan
pustaka
sebagai
sumber data utama.
Bahan
pustaka  yang  dimaksud
baik
berupa
buku,  majalah,  naskah
-
naskah,  jurnal, 
catatan, kisah
sejarah
maupun
dokumen
-
dokumen yang 
berbentuk
tulisan
lainnya.
Kesimpula 
yang  penulis
peroleh  d
ari
penelitian
ini
adalah  :  B
ahwa  ikhlas 
merupakan  esensi  dari  ibadah,  baik  ritual  maupun  non
-
ritual.  Tanpa  keikhlasan, 
ibadah  apapun  tidak  memiliki  nilai  sama  sekali  dihadapan  Allah.  Namun  begitu,
keikhlasan  hakiki  tetap  menjadi  rahasia  Allah.  Manusia  dalam  hal  ini  hanya 
berusaha secara sungguh
-
sungguh untuk memurnikan pengabdiannya kepada Allah 
dengan   dibarengi   doa   kepada
-
Nya,   dengan   penuh   kepasrahan   agar   dijadikan 
sebagai orang yang mukhlas, kare
na hanya yang mencapai tingkat inilah yang tidak 
bisa tergoda setan.</note>
<subject authority=""><topic>Studi Tafsir Tematik, Al Qur’an</topic></subject>
<classification>skripsi IAT 248</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>skripsi IAT 248</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">skripsi IAT 248</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (Rak 5)</sublocation>
<shelfLocator>skripsi IAT 248</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>15291</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-12-18 13:41:39</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-12-18 13:43:52</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>