<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="15202">
<titleInfo>
<title>Praktek Jual 
Beli Sisitem Muzabanah (Studi Komparatif Madzhab Imam 
syafi’i dan 
Madzhab Imam Hanafi)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siti Inarotu Juliana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21,5cm, 28cm,  73hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Siti Inarotu Juliana, NIM: 141300804, Judul Skripsi: Praktek Jual 
Beli Sisitem Muzabanah (Studi Komparatif Madzhab Imam 
syafi’i dan 
Madzhab Imam Hanafi)
Kata 
muzabanah
berasal  dari  kata 
zabn
, artinya “penyerahan.” Sebab, 
apabila  salah  satu  pihak  yang  bertransaksi  menemukan  kejanggalan  pada 
barang  yang  dibelinya
dan  ingin  membatalkan  akad,  sementara  pihak  yang 
m
elakukan  kecurangan ingin melakukan akad, maka kedua belah pihak  saling 
menyerahkan.   masing
-
masing   memberikan   hak   pihak   lain.   Selanjutnya 
muzabanah
digunakan  secara  khusus  untuk jual beli buah yang berada di atas 
pohon kurma dengan jenis buah yang sama.
Berdasarkan  latar  belakang  diatas,  perumusan  masalah  dalam  penelitian  ini, 
adalah:  Bagaimanakah  jual  beli  sistem 
Muzaba
nah
menurut  Madzhab  Imam 
Hanafi
? 
Bagaimanakah  jual  beli  sis
tem 
Muzab
anah
menurut  Madzhab  Imam 
Syafi‟i
?   Bagaimana   perbandin
gan   hukum   antar
a   madzhab
Hanafi 
dan 
madzhab 
Syafi‟i
?
Tujuan  penelitia
n  ini  adalah:  Untuk  mengetahui
pengertian  jual  beli  sis
tem 
muzaban
ah
menurut 
m
adzhab  Imam
Hanafi.  Untuk  mengetahui  pengertian 
muzabanah
menurut  madzhab  Imam  Syafi‟i. 
Untuk  mengetahui  haram  d
an 
tidak 
haramnya  jual  beli  sis
tem 
muzabanah
menurut  Madzhab  Imam  Hanafi 
dan M
adzhab Imam Syafi‟i
.
Penelitian   ini   merupakan   studi   kepustakaan   (
library
research
)   dengan 
pendekatan kualitatif.
Seluruh data dianalisis secara deduktif.
Kesimpulannya  bahwa 
m
uzabanah
menurut  madzhab  Imam 
Hanafi 
ialah 
membarter 
buah anggur mentah dengan yang matang, ikan basah dengan ikan 
kering,  yang  sama  takarannya. 
Muzabanah
menurut Madzhab Imam Syafi‟i 
sama  dengan  muzabanah  menurut  madzhab  Imam  Hanafi,  yaitu  membarter 
buah anggur m
entah dengan yang matang
, buah mangga mentah dengan buah 
mangga    matang. 
Menurut    Madzhab    Imam    Hanafi    bahwa    tidak    ada 
pertentangan  boleh  menjual  gandum  dibeli  dengn  gandum,  mangga  dengan 
mangga
,  salah  satu  keduanya  dengan  yang  lainnya,  singkong  yang  telah 
di
giling  dengan  yang  belum,  dengan  cara  melebihkan  dalam  timbangan  atau 
rata.  Imam  Hanafi  memakai  dalil  al
-
Qur‟an surah al
-
baqarah  ayat  275,  surah 
an
-
nisa  ayat  29,  dan  hadits   yang  diriwayatkan  oleh  Ubadah.  Nash
-
nash 
tersebut  bersifat 
mujmal
(global)  menurutnya  tidak  ada  pengkhususan  dan 
pengaitan  bahwa 
muzabanah
itu dilarang. Sedangkan Madzhab Imam Syafi‟i 
melarang   jual   beli   sistem 
muzabanah
.   Menurutnya   apabila   jual   beli   itu 
dilakukan  dengan  cara  taksiran,  maka  salah  satu  di  antara  keduanya 
akan 
melebihi yang lainnya. Imam Syafi‟i dan yang lainnya merujuk pada hadits 
yang  diriwayatkan  oleh  Imam  Malik,  Abu  Daud,  al
-
Bukhari  dan  Muslim. 
Imam Syafi‟i tidak merujuk pada al
-
Qur‟
an,  karena  di  dalam  al
-
Qur‟an tidak 
menerangkan secara khusus tentang j
ual beli 
muzabanah</note>
<subject authority=""><topic>Jual  Beli Sisitem Muzabanah</topic></subject>
<classification>SKRIPSI HES 124</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 124</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HES 124</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (Rak 1)</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 124</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>15202</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-12-13 14:03:17</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-12-13 14:04:02</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>