<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="14797">
<titleInfo>
<title>Konsep Jiwa Manusia menurut Ibn Miskawaih</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Hayumi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>FAKULTAS USHULUDDIN DAN ADAB UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21.5cm, 28cm, 59hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>HAYUMI (143100092) Judul penelitian ini adalah Konsep Jiwa Manusia menurut Ibn Miskawaih.

 Skripsi. UIN SMH BANTEN: Jurusan Filsafat Agama, UIN
SMH BANTEN, 2018.
Jiwa yang terjadi era globalisasi yang tengah mengalami sebagaimana
dapat dilihat dari manusia yang semakin merajalela, lebih dari itu, fakta
bahwa jiwa memiliki kecendrungan pada suatu yang bukan jasadi, semua ini
menjelaskan substansi jiwa manusia ini lebih tinggi dan lebih mulia
ketimbang substansi benda jasadi. Selain itu, kendati jiwa manuisa
mendapatkan banyak prinsip ilmu pengetahuan melalui indra.
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam
penulisan skripsi ini adalah: 1) Bagaimana latar belakang keluarga Ibn
Miskawaih? 2) Bagaimana pandangan para filosof tentang jiwa manusia? 3)
Bagaimana pemikiran Ibn Miskawaih tentang jiwa manuisa?
 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:1) Untuk mengetahui latar
belakang keluarga Ibn Miskawaih, 2) Untuk mengetahui pandangan para
filosof tentang jiwa manusia, 3) Untuk mengetahui pemikiran Ibn Miskawaih
tentang jiwa.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan
format desain deskriptif analitis, yaitu dengan menggambarkan dengan sobjek
dan objek penelitian berdasarkan fakta yang ada. Sedangkan teknik
pengumpulan datanya dengan menggunakan penelitian pustaka (library
research).
Penelitian ini berkesimpulan bahwa: Manusia menurut Ibn Miskawaih
harus mengoptimalkan pada jiwanya, jiwa adalah inti dari kenyataan sejati
manusia. Jiwa manusia memiliki peran penting dalam membingbing kegitan
sehari-hari manusia. Konsep jiwa manuisa menurut Ibn Miskawaih dijelaskan
dalam satu kesatuan yang utuh dan seimbang dari seorang manusia yang
meliputi tiga aspek penting: kepribadian, identitas jiwa, dan keunikan
manusia.</note>
<subject authority=""><topic>Konsep Jiwa Manusia, Ibnu Miskawaih</topic></subject>
<classification>SKRIPSI AFI 04</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI AFI 04</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI AFI 04</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (RAK 2)</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI AFI 04</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>14797</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-11-21 13:53:24</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-11-21 13:54:01</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>