Detail Cantuman Kembali

XML

Perjuangan Opu Daeng Risadju Pada Tahun 1930-1950 di Sulawesi Selatan


Siti Yoyoh Sapuroh, Nim: 133500372, Judul Skripsi: Perjuangan Opu Daeng Risadju Pada Tahun 1930-1950 di Sulawesi Selatan,
Jurusan Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Ushuluddin dan Adab, Tahun 1439/2018.
Peristiwa-peristiwa di zaman kolonial Belanda dan Jepang, pemerintah menjalankan kekuasaannya semata-mata demi kekuasaan itu sendiri. Oleh sebab itu tidak mengherankan apabila timbulnya perlawanan terhadap pemerintah kolonial,sehingga dalam waktu singkat itu membuka pikiran mereka untuk merumuskan jiwa tertekan mereka menjadi kesadaran bangsa dan kesadaran nasional. Di Sulawesi Selatan timbulnya perjuangan dengan di pelopori oleh Opu Daeng Risadju pada tahun 1930 semenjak ia menjadi ketua PSII di Palopo, hingga menjadi pergerakan kemerdekaan.
Perumusan Masalah dalam penelitian ini adalah (1). Bagaimana kondisi Sulawesi Selatan tahun 1930-1950?, (2). Bagaimana riwayat hidup Opu Daeng Risadju?, (3). Bagaimana perjuangan Opu Daeng Risadju tahun 1930-1950 ?
Tujuan dari penelitian ini adalah (1).Untuk Menegtahui, kondisi Sulawesi Selatan tahun 1930-1950 (2). Untuk Mengetahuiriwayat hidup Opu Daeng Risadju (3).Untuk Mengetahui Perjuangan Opu Daeng Risadju tahun 1930-1950..
Metode yang digunakan, dalam penelitian ini adalah Metode Penelitian Sejarah, dengan tahapan-tahapan penelitian, yaitu tahapanpencarian tipik,Heuristik, Kritik, Interpretasi, dan Historiografi.
Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa kepedulian Opu Daeng Risadju terhadap rakyat Sulawesi Selatan sangatlah besar yaitu lewat perjuangannya melawan Kolonial Belanda.Opu Daeng Risadju dilahirkan di Palopo, Sulawesi Selatan, Tahun 1880. Opu Daeng Risadju terpilih sebagai ketua PSII wilayah Palopo pada tanggal 14 Januari 1930 dan Opu Daeng Risadju mempengaruhi masyarakat untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaanIndonesia. Pada masa penjajahan Jepang melakukan pendaratan di wilayah Sulawesi Selatan membuat semangat Opu Daeng Risadju semakin berkobar untuk melakukan perlawanan terhadap penjajahan di daerahnya. Setelah kemerdekaan dengan kedatangannya Nica ke Sulawesi Selatan akhirnya Opu Daeng Risadju melakukan penyeragan pada 23 Januari 1946 di daerah Luwu. Dengan perjuangannya tersebut Opu Daeng Risadju memberikan inspirasi kepada para pemuda untuk tetap mengobarkan semangat juang membela tanah air tercinta

Siti Yoyoh Sapuroh - Personal Name
SKRIPSI SPI 334
SKRIPSI SPI 334
Text
FAKULTAS USHULUDDIN DAN ADAB UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN
2018
Serang Banten
21.5cm, 28cm, 74hlm
SKRIPSI SPI 334
LOADING LIST...
LOADING LIST...