<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="14636">
<titleInfo>
<title>Penerapan Solution Focused Brief Counseling Terhadap Waria dalam Upaya Meningkatkan Kesadaran Salat” (Studi Kasus di Simpang Tiga Kota Cilegon)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhdolifah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21.5cm, 28cm, 99hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Muhdolifah, NIM: 143400356, judul skripsi “Penerapan Solution Focused Brief Counseling Terhadap Waria dalam Upaya Meningkatkan Kesadaran Salat” (Studi Kasus di Simpang Tiga Kota Cilegon).
 Jurusan Bimbingan Konseling Islam
Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten 2018 M/ 1438 H.
Waria dipandang dalam segi masyarakat adalah seseorang yang memiliki
kelainan yang menyimpang dari norma, etika dan agama. Mayoritas masyarakat pun tidak
jarang memperlakukan waria dengan perlakuan yang sinis, seperti menghina, mencibir,
memperolok dan lain sebagainya. Bahkan ada beberapa waria yang memilih
mengasingkan diri akibat perlakuan dari keluarga dan masyarakat sekiarnya. Tidak hanya
itu, ternyata hidup sebagai waria juga memiliki banyak perselisihan yang mengakibatkan
seorang waria mengalami pergolakan batin salah satunya dalam hal Agama. Sepanjang
hidupnya, ternyata permasalahan agama menjadi fokus tertentu yang sangat sulit waria
damaikan dalam hatinya.
Pergulatan batin terkait persoalan agama yang dirasakan waria salah satunya
tentang kewajiban salat. Sebagian waria berpikir bahwa hidup mereka berada dalam masa
kebimbangan. Beberapa dari kaum waria mengakui bahwa salat merupakan perintah yang
wajib dilaksanakan setiap muslim, namun disisi lain batin dalam dirinya juga merasakan
adanya kebimbangan terkait cara pelaksanaan salat bagi kaum waria. Dengan keadaan
yang seperti itu akhirnya beberapa waria memilih untuk mengabaikan perintah salat
dengan alasan salat atau tidak salat tetap saja ia akan masuk neraka karena telah melawan
takdir dari penciptaNya. Namun masih ada beberapa waria yang tetap berada dalam
kebimbangan terkait salat karena ketidakjelasan gender yang mereka alami.
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini
adalah: 1) Bagaimana kondisi kaum waria di Simpang Tiga Kota Cilegon ? 2) Bagaimana
pelaksanaan ibadah salat kaum waria di Simpang Tiga Kota Cilegon ? 3) Bagaimana
dampak dari penerapan Solution Focused Brief Counseling terhadap waria dalam
meningkatkan kesadaran salat ? Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Untuk menjelaskan
kondisi kaum waria di Simpang Tiga Kota Cilegon. 2) Untuk mengetahui pelaksanaan
ibadah salat kaum waria di Simpang Tiga Kota Cilegon. 3) Untuk mengetahui bagaimana
dampak dari penerapan pendekatan Solution Focused Brief Counseling terhadap waria
dalam meningkatkan kesadaran salat.
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dan
penelitian tindakan. Penelitian kualitatif merupakan sebuah penelitian yang mencoba
menggali semua informasi yang bersumber dari lapangan, sedangkan penelitian tindakan
yaitu mencoba melakukan suatu tindakan langsung dengan menerapkan salah satu
pendekatan untuk merubah apa yang menjadi tujuan dalam penelitian tersebut. Teknik
pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Setelah diberikan suatu layanan bimbingan konseling dengan menerapkan
Solution Focused Brief Counseling terhadap waria dalam meningkatkan kesadaran salat,
maka 3 dari 5 waria mulai merasakan adanya ketenangan batin dalam hidupnya dan
perlahan mulai menyadari kewajiban salat bagi diri mereka sendiri. Namun 2 diantara 5
masih gagal dalam menjalani proses perubahan dengan alasan kebimbangan yang mereka
alami sudah sangat mengental dalam hidupnya sehingga memilih untuk tetap
mengabaikan perintah salat.</note>
<subject authority=""><topic>Solution Focused Brief Counseling : Waria, Meningk</topic></subject>
<classification>SKRIPSI BKI 287</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 287</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 287</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (RAK 5)</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 287</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>14636</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-11-13 12:05:30</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-11-13 12:05:51</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>