<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="14318">
<titleInfo>
<title>Haji dan Umrah:</title>
<subTitle>Sebuah cermin hidup</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Moh. Nafi CH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Erlangga</publisher>
<dateIssued>2015</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>cet.1</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>14cm, 21cm, 285hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Ibadah haji tak ubahnya cermin kehidupan. Selain bernilai ritual ibadah, semua amalan dalam menasik haji mewakili setiap aspek dalam relung kehidupn sehari-hari. ketika berada di Tanah suci Makkah dan Madinah, manusia misalnya diingatkan kembali untuk menyadari bahwa pangkat, jabatan, warna kulit, kekayaan dan semua hal kecil maupun besar yang kerap dijadikan pembeda antara satu manusia dengan manusia lainnya adalah sesuatu yang nisbi, fatamorgana dan tak bernilai apa-apa. Pakaian ihram berupa dua helai kain serba putih yang digunakan semua jemaah haji tanpa kecuali menegaskan hal itu. Ketika melempar jumrah, manusia diingatkan bahwa musuh utamanya di dunia ini adalah setan. Sumber kejahatan tersebut harus dilempari dengan kerikil. kerikil mungkin kecil dan remeh, tetapi bukan itu pesan moralnya. Lempar jumrah melambangkan bahwa dalam kondisinya yang paling terbatas sekalipun manusia akan terus mengobarkan perlawanan terhadap kejahatan.
Masih banyak lagi nilai yang didapat dari perjalanan ibadah haji maupun umrah. seandainya setiap jemaah haji memahami secara mendalam rukun dan syarat yang harus dilakukan sebelum berhaji, ketika berhaji, dan setelah berhaji, maka dapat dipastikan akan tercipta kehidupan yang penuh kasih sayang, dihiasi nilai-nilai kesabaran, saling memanfaatkan dan menghargai orang lain, serta penuh keimanan kepada Allah SWT. orang-orang seperti itu adalah orang yang mabrur hajinya. Tidak ada balasan paling bernilai bagi mereka, kecuali kenikmatan surga di akhirat nanti.
Buku haji dan umrah sebuah cerminan hidup ini memandu prosesi manasik haji maupun umroh secara ringan, lugas dan luwes tpa mengabaikan dalilnya. selain diajak untuk mendalami lebih jauh bagaimana melaksanakan setiap tahapan haji, buku ini juga mencoba menyingkap makna terdalam dari ibadah yang merupakan rukun kelima dalam islam tersebut.</note>
<subject authority=""><topic>haji dan umroh</topic></subject>
<classification>2x4.15</classification><identifier type="isbn">8082070180</identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>U 2x4.15 NAF h</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">019815</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (2x4)</sublocation>
<shelfLocator>U 2x4.15 NAF h</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>14318</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-10-22 14:51:54</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-10-22 15:35:49</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>