<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="13551">
<titleInfo>
<title>ARSITEKTUR MASJID BAITUL MUSLIMIN KRAMATWATU, SERANG-BANTEN</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>UTI TIFAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang,Banten</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Ushuluddin, Dakwah, dan Adab IAIN \&#34;SMH\&#34; Banten</publisher>
<dateIssued>2014</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21.5cm, 28cm, 60hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>NAMA: UTI LATIFAH, NIM: 082400102, JUDUL SKRIPSI: ARSITEKTUR MASJID BAITUL MUSLIMIN KRAMATWATU, SERANG-BANTEN



Masjid merupakan tempat untuk beribadah kepada Allah SWT sebagai sarana keislaman dan sebagai pusat pergerakan meningkatkan kesadaran diri, kesadaran sosial, kesadaran ekonomi, dalam membangun kesalehan sosial sebagai bagian dari ciri masyarakat madani, mensejahterakan masjid sebagai bagian dari ciri masyarakat madani, mensejahterakan masjid sebagai pusat pelaksanaan sholat dalam memperkokoh ke jamaah memberdayakan masjid sebagai pusat pendistribusian daya infak dan sodakoh berlandaskan kebenaran dan kemaslahatan untuk membebaskan umat dari kebodohan, jahil kemiskinan, dan terpecahkan antara agama islam. Kesultanan Banten memang menetapkan islam sebagai landasan kehidupan politik kerajaan. Dalam hal ini islam sebagai landasan kehidupan politik kerajaan. Dalam hal ini islam menjadi alat legitimasi atas kekuasaan, serta menjadi symbol identitas. Meskipun islam mendominasi kehidupan politik dan kebudayaan kesultanan Banten, namun tidak menutup kemungkinan agama lain menjalankan ritualnya disana. Hal ini dibuktikan dengan adanya bangunan kelenteng yang merupakan pusat peribadatan etnis. Begitupun dengan masjid baitul muslimin ditengah-tengah pemukiman masyarakat Kramatwatu.</note>
<subject authority=""><topic>arsitektur</topic></subject>
<classification>SKRIPSI SPI 229</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI SPI 229</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI SPI 229</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (RAK TESIS)</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI SPI 229</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>13551</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-11-21 13:22:34</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-11-21 15:43:55</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>