Detail Cantuman Kembali
Perlindungan Pemohon Suaka di Indonesia Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif
Nama: Sri Puput Musdalipah, NIM: 151200405 Judul Skripsi: Perlindungan Pemohon Suaka di Indonesia Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif. Pesuaka adalah orang yang mencari suaka atau perlindungan, biasanya orang tersebut meminta perlindungan kepada pemerintah negara lain atau keluar wilayah negaranya karena berbagai sebab yang terjadi pada dirinya, dan mengakibatkan mereka merasa tidak aman dan terancam jiwanya. Jika dilihat dari hukum internasional suaka (asylum) yaitu seseorang yang meminta perlindungan pada kedutaan besar asing, agar tidak terkena tuntutan hukum dari penguasa negara yang di minta ataupun negara setempat. Pemberian suaka ialah adanya jaminan keamanan dan perlindungan bagi pengungsi yang tinggal di wilayah negara pemberi suaka Berdasarkan latar belakang di atas, maka perumusan masalah dari kajian ini adalah: 1). Bagaimana perlindungan pemohon suaka di Indonesia perspektif hukum Islam? dan 2). Bagaimana perlindungan pemohon suaka di Indonesia perspektif hukum positif?. Tujuan penelitian skripsi ini adalah: 1). Untuk mengetahui perlindungan pemohon suaka di Indonesia perspektif hukum Islam. 2). Untuk mengetahui perlindungan pemohon suaka di Indonesia perspektif hukum positif Metode penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library research) yaitu merujuk suatu buku atau sumber data lain yang sesuai dengan pokok bahasan. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif, yaitu dengan menyelidiki hal-hal yang menyangkut dengan hukum formal maupun non formal. Adapun hasil penelitian ini adalah: 1). Perlindungan pemohon suaka di Indonesia perspektif hukum Islam ialah: Islam memberi suaka kepada siapa pun yang memintanya, tanpa memandang agama, suku bangsa, ras, ataupun status ekonominya. Yang dijamin keamanannya adalah jiwa orang yang meminta jaminan keamanan itu sendiri dan dan juga anak-anaknya yang kecil serta hartanya. 2). Perlindungan pemohon suaka di Indonesia perspektif hukum positif ialah: pengembangan instrumen hukum internasional untuk kepentingan para pengungsi dan memastikan agar mereka mendapat perlakuan sesuai dengan ketentuan instrumen hukum internasional, salah satunya dalam universal declaration of human right yaitu setiap orang memiliki hak untuk mencari dan menikmati suaka di negara lain untuk melindungi diri dari penganiayaan. perlindungan dalam konteks Indonesia adalah pencegahan pemulangan secara paksa (refoulement) pencari suaka dan pengungsi ke negara asalnya atau negara lainnya, tempat dimana mereka bisa mendapat penganiayaan atau membahayakan kehidupan mereka dan kebebasan mereka.
Sri Puput Musdalipah - Personal Name
SKRIPSI HTN 115
SKRIPSI HTN 115
Text
Indonesia
Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
2019
Serang Banten
21.5cm, 28cm, 102hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...